Nama :
Daeng Sani Ferdiansyah
Fakultas : Dakwah
(KPI)
Alamat : Montong. Gamang Kec. Kopang, Loteng
Motto : Tangan terkepal maju ke muka
Selamat datang
cama/cami di kampus IAIH Pancor yang megah ini. . .
Selamat datang para
generasi baru IAIH Pancor. . .
Selamat datang di
OPSPEK 2012/2013 IAIH Pancor. . .
Seiring
waktu mengarungi samudra takdir dari cama/cami yang baru saja melepas seragam
SMA hingga cama/cami sampai menanamkan niat menuntut ilmu di kampus IAIH Pancor
ini, sebelum cama/cami masuk ke dunia kampus terlebih dahulu cama/cami pahami antropologi
kampus (budaya kampus).
Di
dalam kampus ada mahasiswa pasti ada civitas akademika, baik dari Rektor,
Pembantu rector I, II dan III, Dekan, Pembantu Dekan I, II dan III, Ketua
Jurusan, para pegawai dan mahasiswa. Semua civitas akademika tersebut saling
berkaitan satu sama lainnya saling berkaitan. Mahasiswa sebagai komponen utama
karena lebih baik dari yang lainnya. Jadi sangat penting diperhatikan sebagai
denyut nadi kampus. Mahasiswa datang dari penjuru desa yang berbeda tentu
membawa latar belakang yang berbeda dan karakter yang berbeda.
Antropologi
kampus merupakan gabungan dari bahasa latin, yaitu antros dan logos. Antropologi
kampus merupakan sebuah kajian yang ada di sebuah civitas akademika di kampus,
Antrop adalah manusia dan logos adalah ilmu, jika digabungkan menjadi ilmu yang
mempelajari tentang manusia yang mencakup tentang sejarah, bentuk fisik,
tradisi-tradisi dan nilai-nilai yang dihasilkan itu berbeda-beda.
Unsur-unsur
kebudayaan kampus adalah kebudayaan kampus IAIH Pancor yang tidak bisa
dimasukkan kedalam kampus yang lain tanpa merubah kebudayaan kampus yang lain,
akan tetapi kebudayaan itu tak akan abadi, ia akan berubah tanpa adanya
gangguan dari kebudayaan yang lain, ia akan berubah dengan seiringnya waktu,
jika tidak dari luar, maka akan ada individu-individu dalam yang memperkenalkan
variasi-variasi baru yang menjadi milik bersama.
Suatu
perubahan dalam kampus tidak akan terjadi jika kita sebagai mahasiswa tidak
mampu mengexplor segala kemampuan kita sebagai wujud tanggung jawab social
sebagai mahasiswa, karena kampus hanya sebuah benda mati yang tidak bisa
berbuat sesuatu apapun terhadap diri kita apabila kita hanya berdiam tanpa
berbuat apapun tetapi kita harus mampu memberikan sesuatu terhadap kampus
melalui segi pemikiran dan bergerak dalam organisasi sebagai tempat latihan
dalam mengembangkan kemampuan kita.
Dunia
kampus mungkin tak asing lagi bagi para cama/cami pada saat ini. Dunia yang
bergerak dalam bidang membentuk manusia menjadi tenaga-tenaga yang siap untuk
berkerja dalam kemampuan masing-masing dan skil yang memang ingin di asah.
Tetapi kebanyakan dunia kampus pada saat ini adalah ajang saling berkenalan
dengan para dosen dan sesame mahasiswa, ajang mengejar cinta dan ajang
memamerkan gaya penampilan.
Mungkin
pada saat ini banyak dari para cama/cami yang memandang dunia kampus hanya
untuk menuntut ilmu saat duduk didalam kelas dan hanya mendengarkan ocehan para
dosen yang masuk ke dalam kelas tanpa melihat peran cama/cami yang sebenarnya, Apakah
cama/cami hanya diam merenungi begitu saja mendengar ocehan dosen dan
menerimanya dengan lapang dada tanpa ada pengolahan kembali dan tanpa ada
tanggapan ?.
Jika
cama/cami jeli dalam melihat kondisi kampus, maka cama/cami akan menemukan
banyak pelajaran baik tentang keilmuan ilmiah, segi social, segi ekonomi, segi
politik dan dll, di dunia interal kampus sudah ada yang namanya BEM IAIH
Pancor, BEM Fakultas, HJM dan UKM, eksternal kampus yang namanya PMII, HMI, HIMMAH,
KAMMI dan FMN. Dari itu semua cama/cami bisa belajar bertanggung jawab.
Cama/cami
dalam menyikapi itu semua ada beberapa macam-macam kelompok mahasiswa yang ada
dalam kampus yang sudah dijadikan kebudayaan prilaku yang mana mempunyai
alasan-alasan tersendiri, saatnya cama/cami memilih yang mana untuk membawa
diri ke masa depan cama/cami, ada
beberapa kelompok mahasiswa, yaitu :
A. Mahasiswa
Organisatoris
Termasuk
di kelompok ini adalah mahasiswa yang kritis dan aktif mengikuti kegiatan-kegiatan
internal kampus, eksternal kampus dan kegiatan perkuliahan.
B. Mahasiswa
Akademis
Termasuk
di kelompok ini adalah mahasiswa yang sangat rajin masuk kuliah, pokoknya nilai
bagus dan bisa lulus tanpa memperdulikan kondisi kampus seperti : kekurangan
buku di perpustakaan, biaya kuliah naik, lap yang tak layak dipakai, dll.
C. Mahasiswa
Hidonis
Termasuk
di kelompok ini adalah mahasiswa yang tak mau belajar, aktif, hanya pergi
kekampus berbaya-gaya dan bersenang-senang menghaburkan uang.
D. Mahasiswa
Super Romantis
Termasuk
di kelompok ini adalah mahasiswa yang tidak memikirkan kuliah tapi hanya dating
kekampus mencari orang yang bisa di jadikan sebagai pacar.
Sadarilah,
menjadi mahasiswa bukan untuk memperoleh IP (nilai) tinggi dan ijazah.
Mahasiswa adalah pribadi yang selalu berproses mempertajam otak dan nurani
dengan cara membaca, menulis, berdialog, diskusi dan berorganisasi. Menjadi
mahasiswa adalah perjuangan untuk membangun diri guna kehidupan masa depan yang
baik bagi pribadi dan masyarakatnya. Selamat berjuang untuk masa depan
cama/cami.
Pancor, 18
September 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar